Sidenreng Rappang, 4 Oktober 2026 — Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Psikologi FK Unhas) berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Minggu (4/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat melalui berbagai kegiatan psikologis yang mencakup psikoedukasi, Focus Group Discussion (FGD), serta Konseling.
Dalam pelaksanaannya, tim Psikologi FK Unhas hadir sebagai fasilitator pada tiga titik kegiatan yang ditangani oleh tiga kelompok kerja (Pokja), yaitu:
Pokja 1: Pencegahan Pernikahan Anak dan Bullying.
Pokja 2: Pemberdayaan UMKM serta Pendampingan Orang Tua bagi Anak Putus/Tidak Sekolah.
Pokja 3: Pengelolaan Penghasilan yang Efektif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap beserta jajaran TP PKK Kabupaten Sidrap, Ketua Program Studi S1 Psikologi FK Unhas, Dosen dan Staf Psikologi FK Unhas, serta masyarakat Kecamatan Watang Pulu yang berpartisipasi sebagai peserta.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan informasi dan edukasi, tetapi juga ruang untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.
TP PKK Kabupaten Sidrap turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin bersama Psikologi FK Unhas.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan sehingga Psikologi FK Unhas dapat memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat Kabupaten Sidrap.”
Kolaborasi antara Psikologi FK Unhas dan TP PKK Kabupaten Sidrap menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Psikologi FK Unhas berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesejahteraan psikologis masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.





